Abstract
Tingkat produktivitas pada mesin filling berpengaruh terhadap efektivitas sistem produksi perusahaan kosmetik. Metode mixed method research digunakan untuk mengetahui penyebab dari loss produksi yang terjadi. Pertama, Pareto chart digunakan untuk mengevaluasi proses pada mesin filling untuk produk yang memiliki loss produksi tertinggi dan capaian produktivitas terendah. Berdasarkan hasil analisis, produksi Body Wash pada mesin filling yang dilakukan pada tanggal 15 Januari 2025 memiliki nilai kontribusi loss produksi terbesar dengan capaian produktivitas terendah. Sementara itu, proses pada mesin filling untuk produk Shower Gel pada 24 Januari 2025 memiliki kontribusi loss produksi terendah dan capaian produktivitas terbesar. Dengan Fishbone diagram dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap efisiensi kerja mesin, kesesuaian antara kapasitas mesin dengan karakteristik masing-masing produk, serta identifikasi terhadap proses yang belum berjalan secara optimal. Dari hasil tersebut, beberapa rekomendasi perbaikan dapat diberikan antara lain penyesuaian jadwal produksi, optimalisasi pemanfaatan mesin sesuai dengan jenis produk, serta peningkatan pengawasan terhadap jalannya proses produksi.
Cite
CITATION STYLE
Panjaitan, N. J., Dewi, R. M., & Kristiyani, I. M. (2025). Analisis produktivitas untuk mengevaluasi losses tertinggi pada mesin filling produksi kosmetik. Jurnal Teknik Industri Dan Manajemen Rekayasa, 3(1), 54–64. https://doi.org/10.24002/jtimr.v3i1.11715
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.