Abstract
BBLR menjadi masalah kesehatan yang serius di masyarakat karena merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian bayi. Oleh karenanya, perlu adanya suatu perawatan yang dapat menjadi solusi alternatif, yaitu salah satunya adalah dengan penerapan metode Kangaroo Mother Care (KMC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Kangaroo Mother Care (KMC) terhadap pembentukan Bonding Attachment antara ibu dan bayi dan peningkatan berat badan bayi BBLR di ruangan perinatologi RSUD Indrasari Rengat Kabupaten Indragiri Hulu. Desain penelitian ini Pre Eksperimental dengan rancangan One Group Pretest‑Posttest. Hasil analisis bivariat pada variabel pembentukan Bonding Attachment menggunakan Wilcoxon signed rank test diperoleh nilai p value 0,003 < 0,05. Sedangkan pada variabel peningkatan berat badan bayi BBLR menggunakan Paired Sample t-Test diperoleh nilai p value 0,000 < 0,05. Terdapat pengaruh metode Kangaroo Mother Care (KMC) terhadap pembentukan Bonding Attachment antara ibu dan bayi dan peningkatan Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Ruangan Perinatologi RSUD Indrasari Rengat Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2025. Diharapkan tenaga kesehata khususnya bidan, dapat lebih aktif memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu yang memiliki bayi BBLR tentang pentingnya dan cara pelaksanaan KMC yang benar.
Cite
CITATION STYLE
Bamela Jaharni, Lisviarose, Fatma Nadia, & Wira Ekdeni Aifa. (2025). PENGARUH METODE KANGAROO MOTHER CARE (KMC) TERHADAP PEMBENTUKAN BONDING ATTACHMENT ANTARA IBU DAN BAYI DAN PENINGKATAN BERAT BADAN BAYI LAHIR RENDAH (BBLR). JUBIDA, 4(2), 240–348. https://doi.org/10.58794/jubida.v4i2.1850
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.