Abstract
Acute Respiratory Infection (ARI) is still one of the most common health problems caused mortality is currently high and become global concern. Diseases that attack the respiratory tract organs are caused by various factors, both internally and externally. The purpose of this study was to identify risk factors for the incidence of ARI in young children or called toodlers aged 1-5 years at the Abepura Health Center, Jayapura City. The research method used quantitative research with a cross sectional study which was carried out in January-June 2021. The research population was 937 mothers with toddlers and 90 mothers as the samples was taken by slovin formula. Data were collected through interviews using a questionnaire. Data analysis was univariate and bivariate using Chi-Square test. The results of the study found that as many as 24 toddlers (26.7%) suffered from ARI. Factors that have a significant relationship with the incidence of ARI in children under five are nutritional status of children (p-value = 0.000 < 0.05; RP = 7.16; 95% CI = (3.79-13.52), immunization status (p-value = 0.002 < 0.05; RP = 3.16; 95% CI = (1.69-5.89) and family smoking habits (p-value = 0.000 < 0.05; RP = 23.14; CI95% = (5 .83-91.82. Meanwhile, the factor of exclusive breastfeeding (p-value = 0.766 > 0.05; RP = 1.23; 95% CI = 0.60-2.52) was not found to be associated with the incidence of ARI. The local health center is advised to improve communication, information and education programs for mothers about the importance of maintaining nutritional status and providing complete immunizations and an approach to families to suppress smoking habits that can affect the health of toddlers. Abstrak Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang menyebakan kematian balita yang tergolong tinggi dan menjadi perhatian secara global. Penyakit yang menyerang organ saluran pernapasan ini disebabkan oleh berbagai faktor baik secara internal maupun eksternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor risiko kejadian ISPA pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Abepura, Kota Jayapura. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan cross sectional study yang dilaksakanan pada bulan Januari-Juni 2021. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita sebanyak 937 orang dan besar sampel dihitung menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh 90 orang. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menemukan sebanyak 24 balita (26,7%) menderita ISPA. Faktor yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian ISPA pada balita adalah status gizi balita (p-value = 0,000 < 0,05; RP = 7,16; CI95%= (3,79-13,52), status imuinisasi (p-value = 0,002 < 0,05; RP = 3,16; CI95%= (1,69-5,89) dan kebiasaan merokok (p-value = 0,000 < 0,05; RP = 23,14; CI95%= (5,83-91,82). Sementara itu, faktor pemberian ASI ekslusif (p-value = 0,766 > 0,05; RP = 1,23; CI95%= 0,60-2,52) ditemukan tidak berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita. Kesimpulan adalah status gizi, imunisasi, dan kebiasaan merokok keluarga berhubungan dengan kejadian ISPA balita. Pihak puskesmas setempat disarankan untuk meningkatkan program komunikasi, informasi dan edukasi kepada para ibu tentang pentingnya menjaga status gizi dan memberikan imunisasi lengkap kepada balita dan pendekatan keluarga untuk menekan kebiasaan merokok yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan balita.
Cite
CITATION STYLE
Violita, F., Howay, A., & Mamoribo, S. N. (2021). Analysis of Risk Factors for Acute Respiratory Infections in Toddlers. Community Research of Epidemiology (CORE), 2(1), 45. https://doi.org/10.24252/corejournal.v2i1.23389
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.