PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN FILOSOFI COK BAKAL STUDI ETNOPEDAGOGI DI UTAMA WIDYA PASRAMAN GANESHA PARWATI KABUPATEN BANYUWANGI

  • Setiyawan A
  • Miarta Putra I
  • Sanjaya I
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman akan pentingnya pendidikan karakter dan penerapannya pada siswa di Utama Wiya Pasraman. Dengan mengadopsi Cok Bakal sebagai filosofi yang bersumber dari kearifan lokal masyarakat Jawa, penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan Cok Bakal sebagai tradisi kekayaan budaya yang perlu dilestarikan dalam implementasinya kepada siswa di Utama Wiya Pasraman. Penelitian dilakukan di Utama Widya Pasraman Ganesa Parwati di Desa Karetan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi yang menjadi Pasraman Formal Pertama tingkat Utama Widya Pasraman dalam implementasi tradisi atau budaya lokal terhadap peningkatan pendidikan karakter Siswa.Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dengan Filosofi Cok Bakal Studi Ednopedagogi merupakan salah satu kearifan lokal yang diimplementasikan secara intensif di Utama Widya Pasraman Ganesa Parwati Banyuwangi. Penelitian ini mengkaji tiga permasalahan yaitu; (1) Makna Filosofi Cok Bakal sebagai tradisi atau budaya lokal masyarakat Jawa, (2) Proses Penguatan Pendidikan Karakter Siswa dengan Filosofi Cok Bakal sebagai media pembelajaran, (3) Implikasi Filosofi Cok Bakal sebagai media pembelajaran dalam Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) siswa. Adapun teori yang dipergunakan untuk menganalisis permasalahan tersebut adalah; (1) Teori Makna menurut Hornby, (2) Teori Karakter Menurut Thomas Lichona, dan (3) Teori Perkembangan Moral menurut Teori Belajar Sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mempergunakan pendekatan fenomenologis.Hasil penelitian menyatakan bahwa Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dengan Filosofi Cok Bakal Studi Ednopedagogi di Utama Widya Pasraman Ganesa Parwati meliputi; (1) Makna Filosofi Cok bakal, merupakan  hasil dari  interaksi  manusia  simbolik bisa dalam bentuk ritual maupun karakter, dimana interaksi simbolik terjadilah interaksi yang didalamnya akan terkontruksi makna dari simbol yang terdapat pada Cok Bakal kemudian makna tersebut dapat dijadikan nilai-nilai teladan bagi siswa seperti nilai religi, toleransi, disiplin, kerja keras, semangat kebangsaan, cinta  tanah  air, serta peduli sosial, (2) Proses Penguatan Pendidikan Karakter meliputi pelaksanaannya dengan cara mengintegrasikan kedalam lima poin kegiatan, yaitu intra kurikuler, ekstra kurikuler, adiwiyata, dan keagamaan serta dinamika kelompok, (3) Implikasinya yaitu Pertama bagi Guru adalah secara otomatis menjadi motivator serta teladan, edukator (pendidik), pemimpin (leader) di kelas, dan sebagai Evaluator, Kedua bagi Siswa dapat memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) mulai dari datang sampai pulang, Ketiga bagi Masyarakat dapat memberikan dampak yang positif pada pemahaman agama siswa terhadap pembiasaan, pembelajaran dan kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setiyawan, A., Miarta Putra, I. N., & Sanjaya, I. P. (2023). PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN FILOSOFI COK BAKAL STUDI ETNOPEDAGOGI DI UTAMA WIDYA PASRAMAN GANESHA PARWATI KABUPATEN BANYUWANGI. Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 6(2), 111. https://doi.org/10.55115/bhuwana.v6i2.2878

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free