Abstract
“Analisis Wacana kritis Media Online Detik.com tentang“Wayang Haram” oleh Ustad Kholid Basalamah”. Penelitian ini di latar belakangi karena adanya permasalahan mengenai pernyataan Ustad Kholid Basalamah mengenai pertobatan seorang dalang dan narasi wayang haram sehingga memicu kontroversial di dunia sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Detik.com dalam memberitakan pernyataan Ustad Kholid Basalamah. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan Analisis Wacana Norman Fairclough. Dalam menyampaikan data yang dibutuhkan menggunakan teks berita dari bulan 15 Februari sampai 25 Maret 2022. Sedangkan didalam pembahasanya digunakan metode Analisis Wacana Norman Fairclough yang terdiri dari teks, discourse practice, dan sociocultural practice.. Dari hasil penelitian yang dilakukan tentang pemberitaan Analisis Wacana terhadap Narasi “Wayang Haram” oleh Ustad Kholid Basalamah (Kajian terhadap Pemberitaan di Detik.com) menunjukan bahwa Detik.com mengonstruksi kasus Wayang Haram ustad Khalid Basalamah sebagai hasil dari konstruksi masyarakat, Detik.com menempatkan diri di posisi yang netral dalam memberitakan Wayang Haram.
Cite
CITATION STYLE
Amiruddin, M. (2022). Analisis Wacana Kritis Media Online Detik.Com Tentang “Wayang Haram” Ustad Kholid Basalamah. Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum Dan Pendidikan, 7(2), 129. https://doi.org/10.55102/alyasini.v7i2.4868
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.