Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur dan fungsi cerita karakter Edi Darmawan dan Otto Hasibuan dalam film dokumenter Ice cold. Untuk menjawab rumusan masalah tersebut, peneliti menggunakan teori struktur Nick lacey dan teori aksi Algirdas Greimas. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa film ini disusun dengan tahapan gangguan langsung untuk menyeimbangkan, kesadaran akan gangguan, dan diakhiri dengan upaya memperbaiki gangguan. Hasil penelitian juga menemukan bahwa kedua karakter tersebut memiliki peran penting dalam film tersebut. Mereka tidak konsisten dalam menempati salah satu peran. Ada kalanya mereka menempati posisi sebagai subjek tetapi ada kalanya mereka juga menempati posisi sebagai penghalang. Edi Darmawan dalam setiap cerita selalu menyisipkan logika bahwa Jessica bersalah. Sementara itu, Otto Hasibuan fokus pembuktian penyimpangan dalam proses penetapan terdakwa dan persidangan.
Cite
CITATION STYLE
Pratama, S. W., & . T. (2024). ANALISIS NARATIF FUNGSI TOKOH EDI DARMAWAN SALIHIN DAN OTTO HASIBUAN PADA FILM DOKUMENTER ICE COLD: MURDER, COFFEE, AND JESSICA WONGSO. The Commercium, 8(3), 85–96. https://doi.org/10.26740/tc.v8i3.63372
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.