Implementasi Makna Immanuel dalam Bahasa Jawa dengan Konsep Makna “Manunggaling Kawula Gusti” dalam Islam Tasawuf

  • Firmansah E
  • Simon S
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Alkitab bahasa Jawa memiliki terjemahan yang sedikit berbeda dengan terjemahan lain untuk makna kata Imanuel. Secara khusus perbedaan tersebut terlihat ketika membandingkan antara arti Imanuel dalam bahasa jawa dan arti Imanuel dalam bahasa Indonesia. Menariknya adalah, terjemahan dalam bahasa Jawa untuk kata Imanuel memiliki kesamaan dengan kalimat “manunggaling kawula Gusti” yaitu istilah yang sangat familiar dalam kalangan Islam Tasawuf masyarakat Jawa. Pertanyaan pertama, apakah terjemahan dalam bahasa Jawa tersebut benar sesuai makna aslinya atau tidak. Kedua, apakah benar kata Imanuel memiliki kesamaan dengan konsep “manunggaling kawula Gusti” dalam keyakikan Islam Tasawuf atau tidak. Ketiga, apakah persamaan konsep tersebut juga berarti persamaan makna. Keempat, apakah dengan persamaan tersebut maka makna Imanuel dalam bahasa Jawa dapat dijadikan sebagai sarana inkulturasi budaya dan kontekstualisasi terhadap Islam Tasawuf. Beberapa pertanyaan ini, akan membawa pembahasan kepada sebuah wawasan baru terkait dengan Kristologi dari makna Imanuel dalam terjemahan bahasa Jawa. Selanjutnya juga diharapkan, dengan pemahaman konsep dan makna yang benar, maka dapat melakukan inkulturasi budaya dan kontekstualisasi secara tepat dalam menggunakan istilah Imanuel.

Cite

CITATION STYLE

APA

Firmansah, E., & Simon, S. (2023). Implementasi Makna Immanuel dalam Bahasa Jawa dengan Konsep Makna “Manunggaling Kawula Gusti” dalam Islam Tasawuf. Melo: Jurnal Studi Agama-Agama, 3(2), 128–146. https://doi.org/10.34307/mjsaa.v3i2.139

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free