Abstract
Status gizi balita merupakan satu permasalahan yang harus diperhatikan, terutama pada asupan gizi serta nutrisi yang diperoleh dari makanan sehari-hari. ebagai bagian dari siklus pertumbuhan dan perkembangan buah-buahan, mereka membutuhkan asupan gizi yang lebih baik, karena belita paling mudah menderita kelainan gizi. Pemenuhan kebutuhan gizi merupakan faktor penting untuk mencapai hasil tumbuh kembang pada balita dan anak-anak. Puskesmas Karangsembung merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama. Pihak puskesmas belum melakukan proses data mining untuk meng-clustering dataset balita. Sehingga belum mengetahui kelompok status gizi balita dan belum mengetahui nilai evaluasi DBI. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengelompokan status gizi balita menggunakan algoritma K-means untuk mendapatkan nilai Cluster terbaik dengan evaluasi nilai DBI dengan memanfaatkan tools Rapidminer. Hasil dari penelitian didapatkan jumlah Cluster optimal dengan K=5. Untuk Cluster 0: 41 Balita dengan rata-rata berjenis kelamin Laki-laki, Cluster 1: 83 Balita dengan rata-rata berjenis kelamin Laki-laki, Cluster 2: 82 Balita dengan rata-rata berjenis kelamin Perempuan, Cluster 3: 70 Balita dengan rata-rata berjenis kelamin Perempuan, Cluster 4: 56 Balita dengan rata-rata berjenis kelamin Laki-laki dan nilai DBI yang optimal sebesar 0.132 dimana nilai tersebut mendekati 0 yang berarti klaster yang di evaluasi menghasilkan klaster yang baik.
Cite
CITATION STYLE
Raudotul Janah, F., Kurniawan, R., & Suprapti, T. (2024). ANALISIS DATASET STATUS GIZI PADA BALITA MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 7(6), 3602–3609. https://doi.org/10.36040/jati.v7i6.8220
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.