KAJI BANDING PENINGKATAN PRODUKSI TERNAK BABI DI PROVINSI BALI MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN DAN KAWIN ALAM

  • N. L. G. S
  • Budaarsa K
  • Putri T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara teknologi inseminasi buatan dengan kawinalam dalam peningkatan produksi ternak babi di Provinsi Bali. Data yang digunakan berupa sampel, diambilberdasarkan lokasi, waktu, biaya, dan sumber daya manusia. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive random sampling. Variabel yang diamati meliputi: sistem perkawinan, litter size (LZ), calving rate (CR), dan service per conception (S/C). Hasil yang diperoleh adalah teknologi inseminasi buatan (51,56±9,43) lebih sering diaplikasikan (P>0,05) dibandingkan dengan kawin alam (42,33±8,88). Namun demikian hasil pengawinan dari kedua metode tersebut tidak berbeda nyata (P<0,05). Berturut-turut hasil dari teknologi IB dan kawin alam pada litter size adalah 8,76±0,57 dan 8,83±0,63 ekor; calving rate sebesar 99,40±1,40% dan 100±0%; dan service per conception 1,00±0,02 dan 1,00±0 . Disimpulkan bahwa hasil pengawinan secara inseminasi buatan yang meliputi litter size, calving rate dan service per conception, tidak berbeda nyata dengan pengawinan secara alami. Efisiensi pejantan, pengawinan dengan inseminasi buatan lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan kawin alam.

Cite

CITATION STYLE

APA

N. L. G., S., Budaarsa, K., Putri, T. I., & Puger, A. W. (2020). KAJI BANDING PENINGKATAN PRODUKSI TERNAK BABI DI PROVINSI BALI MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN DAN KAWIN ALAM. Majalah Ilmiah Peternakan, 23(1), 35. https://doi.org/10.24843/mip.2020.v23.i01.p06

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free