Sistem Penyimpanan Energi Menggunakan Baterai Sel Sekunder Pada Photovoltaic

  • Utomo M
  • Nugrahanto I
  • Sungkono S
N/ACitations
Citations of this article
76Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid memerlukan baterai sebagai media penyimpanan energi yang dihasilkan dari modul photovoltaic (PV). Baterai perlu mendapat perhatian khusus karena kerusakannya disebabkan penggunaan yang tidak ideal dan baterai tidak dilengkapi sistem proteksi dan monitoring, yang dapat mengurangi performa dari baterai. Pada Skripsi ini dilakukan monitoring 2 jenis baterai sel sekunder yaitu Lead Acid 12 V dan Lithium 12 V untuk sistem PLTS off grid 100 Wp menggunakan metode kuantitatif, yaitu pengukuran SOC (State Of Charge) dengan metode modified Coulomb Counting. Sensor tegangan, sensor arus ACS712 digunakan untuk mengirimkan informasi mengenai kondisi baterai ke mikrokontroler Arduino uno R3 sebagai pengolah data. Pengukuran SOC dengan metode ini dilakukan dengan menjumlahkan muatan yang masuk atau muatan yang keluar dari baterai dalam kurun waktu tertentu. Perhitungan coulomb inilah yang nantinya didapatkan nilai SOC baterai. Dari pengujian yang telah dilakukan, alat mampu membaca nilai tegangan, arus, SOC dengan baik. Hasil pembacaan parameter ditampilkan pada LCD. Sistem proteksi akan aktif ketika baterai dalam kondisi tidak ideal, yaitu ketika SOC baterai bernilai 100% pada saat proses charging dan 20 persen saat proses discharging, sehingga baterai tidak mudah rusak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Utomo, M. S., Nugrahanto, I., & Sungkono, S. (2023). Sistem Penyimpanan Energi Menggunakan Baterai Sel Sekunder Pada Photovoltaic. Jurnal Elektronika Dan Otomasi Industri, 10(1), 85–93. https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i1.2753

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free