PERBEDAAN LAMA PENYINARAN UV-C TERHADAP REDUKSI JUMLAH ESCHERICHIA COLI PADA AIR BERSIH DAPUR PT. XYZ

  • Sari D
  • Septiati Y
  • Setyoko S
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Air bersih dapur di PT. XYZ digunakan untuk kegiatan mencuci beras dan juga mencuci seluruh peralatan memasak. Air bersih dapur tersebut terindikasi mengandung bakteri Escherichia coli sebanyak 71 APM/100 ml dan melebihi standar baku mutu yang berlaku. Untuk itu, diperlukan pengolahan air bersih lanjutan dengan cara disinfeksi, disinfeksi yang digunakan adalah sinar Ultra Violet-C dengan panjang gelombang 254 nm karena bersifat germicidal bagi bakteri. Tujuan dari penelitian ini yaitu ingin mengetahui dan menganalisis lama penyinaran sinar Ultra Violet-C yang paling efektif dalam mereduksi bakteri Escherichia coli. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimen dengan desain penelitian Pretest Posttest without Control menggunakan sampel air bersih dapur dengan 2 variasi lama penyinaran yaitu 55 detik dan 85 detik. Pengujian statistik dengan uji Mann Whitney menghasilkan P-value 0,146 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna lama penyinaran sinar Ultra Violet-C 55 detik dan 85 detik terhadap reduksi jumlah bakteri Escherichia coli. Rata-rata persentase penurunan bakteri Escherichia coli pada lama penyinaran 55 detik yaitu sebesar 99,85%, sedangkan pada lama penyinaran 85 detik yaitu sebesar 100%. Lama penyinaran sinar UV-C yang paling efektif dalam mereduksi bakteri Escherichia coli pada air bersih dapur PT. XYZ yaitu lama penyinaran 85 detik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, D. I., Septiati, Y. A., & Setyoko, S. (2021). PERBEDAAN LAMA PENYINARAN UV-C TERHADAP REDUKSI JUMLAH ESCHERICHIA COLI PADA AIR BERSIH DAPUR PT. XYZ. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 2(2), 537–542. https://doi.org/10.34011/jks.v2i2.719

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free