Ritual Slaughtering of Livestock in “Aluk Rambu Solo”:

  • Salurante T
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kebudayaan Indonesia sangat kaya dengan ritual keagamaan, menariknya salah satu kebudayaan yang usianya sangat tua adalah ritual pemotongan hewan, yang juga biasa dilakukan sejak zaman Abraham. Hampir semua tradisi dari berbagai dunia memiliki ritual kurban dengan memotong segala jenis hewan. Salah satu tradisi itu ada di Tana Toraja. Dalam penelitian ini penulis menyoroti suatu usaha untuk mengadopsi ritual mantunnu tedong untuk menjelaskan pemahaman orang percaya mengenai pengorbanan Kristus di atas kayu salib. Dalam tulisan meyakini adanya titik temu atau jembatan yang mampu menjelaskan ajaran Alkitab bagi orang-orang di Toraja sehingga mereka dapat memaknai ritual Rambu Solo beserta ritual pemotongan kerbau lebih alkitabiah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Salurante, T. (2020). Ritual Slaughtering of Livestock in “Aluk Rambu Solo”: Diegesis: Jurnal Teologi, 5(2), 64–77. https://doi.org/10.46933/dgs.vol5i264-77

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free