Abstract
Pendahuluan: Penelitian ini menyoroti pentingnya eksplorasi sumber daya alam sebagai kandidat antioksidan alami dalam mendukung kesehatan dan pencegahan penyakit degeneratif. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetapkan kadar total fenolik (KTFe), kadar total flavonoid (KTF), serta menguji aktivitas antioksidan dari ekstrak kulit batang tumbuhan kupu-kupu (Bauhinia purpurea L.). Metode: Metode yang digunakan meliputi maserasi dengan pelarut metanol, dilanjutkan dengan skrining fitokimia, penetapan KTFe menggunakan metode Folin-Ciocalteu, KTF dengan metode kolorimetri AlCl₃, dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol kulit batang Bauhinia purpurea L. mengandung senyawa fenolik, flavonoid, terpenoid, steroid, dan alkaloid. Nilai KTFe diperoleh sebesar 1645,44 ± 127,31 mgGAE/g ekstrak, KTF sebesar 24,98 ± 1,17 mgQE/g ekstrak, dan nilai IC₅₀ untuk aktivitas antioksidan sebesar 73,03 µg/mL yang termasuk kategori kuat. Kesimpulan: Ekstrak kulit batang tumbuhan kupu-kupu memiliki potensi antioksidan yang kuat dan kandungan fenolik serta flavonoid yang tinggi, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber bahan alami antioksidan.
Cite
CITATION STYLE
Fadhli, H., & Asparyzha, R. (2025). ANALISIS TOTAL FENOLIK, FLAVONOID, DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL KULIT BATANG Bauhinia purpurea L. Jurnal Dunia Farmasi, 9(3), 202–217. https://doi.org/10.33085/jdf.v9i3.6486
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.