Kepatuhan Mesir Terhadap Convention on The Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) Paska Revolusi Mesir 2011

  • Putri A
  • Afriandi A
  • Harza Z
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kepatuhan Mesir terhadap Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) pasca Revolusi Mesir 2011 hingga tahun 2021. Penelitian ini mendeskripsikan mengenai upaya Mesir dalam mengimplementasikan ketentuan yang terdapat dalam CEDAW kedalam kebijakan nasionalnya. Penelitian ini menggunakan konsep compliance theory yang dikemukakan oleh Ronald B. Mitchell. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Mesir dinyatakan patuh terhadap CEDAW. Bentuk perilaku kepatuhan Mesir adalah coincidental compliance. Kepatuhan Mesir terhadap CEDAW termasuk kedalam kategori passive compliance. Kepatuhan ini dibuktikan melalui penerapan berbagai kebijakan nasional, kerjasama pemerintah dengan organisasi internasional, strategi nasional, dan program-program yang diluncurkan oleh pemerintah terkait dengan kesetaraan dan perlindungan perempuan, akan tetapi upaya tersebut belum mampu secara maksimal dari hal yang diharapkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, A., Afriandi, A., & Harza, Z. (2022). Kepatuhan Mesir Terhadap Convention on The Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) Paska Revolusi Mesir 2011. Jurnal PIR : Power in International Relations, 7(1), 13. https://doi.org/10.22303/pir.7.1.2022.13-30

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free