Abstract
Kulit merupakan organ terbesar pada anjing yang berfungsi untuk mengatasi adanya agen asing baik dari eksogen maupun endogen. Salah satu gangguan kesehatan pada kulit anjing adalah dermatitis dan dapat ditemukan hampir pada suluruh bagian tubuh. Penelitan ini bertujuan untuk mengamati perubahan struktur histologi kulit anjing jantan maupun betina yang menderita dermatitis pada bagian ekstremitas caudal, dorsum, dan abdomen. Sebanyak 24 sampel penelitian berupa organ kulit dikumpulkan dari pasien di Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Udayana. Hasil penelitian menunjukan tidak ada perbedaan (P>0,05), struktur histologi kulit anjing jantan dan betina yang menderita dermatitis, baik kulit dari bagian ekstremitas caudal, dorsum dan abdomen. Perubahan histologi yang ditemukan berupa: segmen parasitik, hiperkeratosis, nekrosis, degenerasi, edema, hiperplasia, infiltrasi sel lemak stratum retikularis, dan infiltrasi sel - sel radang. Infiltrasi sel-sel radang neutrofil, dan makrofag banyak ditemukan di bagian dermis sedangkan basofil ditemukan pada bagian epidermis.
Cite
CITATION STYLE
Putra, P. D. P., Suwiti, N. K., & Susari, N. N. W. (2022). Struktur Histologi Kulit Bagian Ekstremitas Caudal, Dorsum, dan Abdomen Anjing Penderita Dermatitis. Buletin Veteriner Udayana, 302. https://doi.org/10.24843/bulvet.2022.v14.i03.p15
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.