PERKEMBANGAN JIWA KEAGAMAAN REMAJA PRESPEKTIF PSIKOLOGI AGAMA

  • Anom Suryani Dwi Murni
  • Febri Widiandari
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Nasib suatu bangsa ditentukan oleh generasi mudanya saat ini, yang tidak lain adalah para remaja. Masa remaja Masa remaja memiliki ciri khusus dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Kajian dalam penelitian ini membahas tentang perkembangan jiwa religius remaja menurut prespektif psikologi agama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan jiwa keagamaan remaja dalam perspektif psikologi keagamaan. Penelitian ini merupakan penelitain kualitatif dengan pendekatan library research dengan mengambil data dari sumber pustaka seperti buku-buku, jurnal penelitian, dokumen dan lainya. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa, masa remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Secara fisik, remaja mengalami pertumbuhan yang pesat dan mencapai penampilan dewasa. Namun, pertumbuhan fisiknya yang pesat tidak diimbangi dengan perkembangan mentalnya. Dalam perkembangan agama dalam kehidupannya, remaja identik dengan usia yang rentan, banyak konflik, memiliki ciri khusus, dan lain-lain. Sehingga perlu dilakukan pembinaan pada masa remaja agar dapat terbentuk pembinaan jiwa keagamaan yang baik dan benar. Oleh karena itu, psikologi agama berperan penting dalam proses pembentukan dan pengembangan jiwa keagamaan pada masa remaja. Sehingga nantinya terwujud kedewasaan yang baik dalam jiwa beragama

Cite

CITATION STYLE

APA

Anom Suryani Dwi Murni, & Febri Widiandari. (2023). PERKEMBANGAN JIWA KEAGAMAAN REMAJA PRESPEKTIF PSIKOLOGI AGAMA. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 60–70. https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v3i1.75

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free