Abstract
Penyakit hati kronis merupakan masalah kesehatan yang signifikan di seluruh dunia, dengan konsumsi alkohol menjadi penyebab utama penyakit hati. Penyakit hati yang disebabkan oleh alkohol adalah spektrum penyakit hati yang berkisar dari steatosis sederhana hingga hepatitis alkoholik, fibrosis, sirosis, dan karsinoma hepatoseluler (HCC). Beberapa penelitian menunjukkan hubungan yang kuat antara konsumsi alkohol dan risiko terkena penyakit liver kronik. Selain itu, individu yang memiliki faktor risiko lain untuk penyakit liver, seperti infeksi virus hepatitis B atau C, obesitas, atau diabetes, memiliki risiko yang lebih tinggi terkena penyakit karena alkohol yaitu penyakit liver kronik. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa sejauh mana keterkaitan antara konsumsi alkohol terhadap kejadian penyakit liver kronik. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada keterkaitan signifikan konsumsi minuman beralkohol dengan dampak penyakit sirosis hati memiliki peningkatan risiko kematian sirosis hati tertinggi sebesar 10,23 kali lipat daripada bukan pemimum alkohol. Penelitian ini juga menunjukkan ada pengaruh kuat konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kematian kanker hati (liver) daripada bukan pemimum alkohol. Risiko tertinggi konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko 3,43 kali lipat terhadap kanker liver
Cite
CITATION STYLE
Hernando, W. izaaz, & Hernanda, P. Y. (2024). STUDI LITERATUR SISTEMATIS TENTANG PENGARUH KONSUMSI ALKOHOL TERHADAP PENYAKIT LIVER KRONIK. CALVARIA MEDICAL JOURNAL, 2(1), 69–74. https://doi.org/10.30742/cmj.v2i1.40
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.