Abstract
Jamur kuping (Auricularia aurilajudae) merupakan jamur potensial sebagai bahan makanan dan berkhasiat obat. Pengembangan jamur kuping menguntungkan karena tingginya permintaan dan harga jual yang tinggi. Permasalahan dalam budidaya jamur kuping salah satunya adalah komposisi media tanam yang berpengaruh besar terhadap produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi media tanam yang terbaik bagi produksi jamur kuping. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu komposisi media tanam (serbuk gergaji 1000 gr dan cocopeat 200 gr; serbuk gergaji 1000 gr dan bekatul 200 gr; serbuk gergaji 1000 gr, cocopeat 100 gr dan bekatul 100 gr; serbuk gergaji 1000 gr, cocopeat 135 gr dan bekatul 65 gr; serbuk gergaji 1000 gr, cocopeat 65 gr dan bekatul 135 gr. Data dianalisis menggunakan analisis varian dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5% apabila hasil signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah tudung, luas tudung, berat basah, dan berat kering jamur kuping. Namun komposisi media tanam tidak berpengaruh pada kecepatan laju pertumbuhan miselium. Komposisi media tanam terbaik untuk produksi jamur kuping adalah serbuk gergaji 1000 gr, cocopeat 65 gr dan bekatul 135 gr.
Cite
CITATION STYLE
Hadiyanti, N., Lisanty, N., & Aji, S. B. (2020). KAJIAN PRODUKSI JAMUR KUPING (Auricularia auriculajudae) PADA BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAM. Jurnal Agrinika : Jurnal Agroteknologi Dan Agribisnis, 4(1). https://doi.org/10.30737/agrinika.v4i1.794
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.