Abstract
Fitoremediasi adalah teknologi pembersihan, penghilangan atau pengurangan polutan berbahaya, seperti logam berat, pestisida, dan senyawa organik beracun dalam tanah atau air dengan menggunakan bantuan tanaman (hiperaccumulator plant). Tanaman akar wangi atau vetiver merupakan tanaman dari famili Gramineae (rumput-rumputan) yang masih satu famili dengan serai wangi (citronella) dan serai dapur (lemon grass). Kelebihan tanaman ini adalah kemampuannya untuk menyerap bahan bahan racun berbahaya (B3) dan logam berat yang mungkin terbawa dalam sampah dan meresap ke dalam tanah. Disamping itu akar dari tanaman ini memberikan bau aroma khas yang juga dapat dimanfaatkan untuk bahan baku industri aromaterapi (Kastaman dkk, 2007). Vetiver pun memiliki kemampuan untuk mengolah polutan dan pencemar air, misalnya limbah dari pabrik, lindi atau air dari pembuangan sampah, maupun air dari bisnis pencucian mobil yang banyak mengandung zat-zat kimia. Penggunaan akar wangi sebagai fitoremidiasi terhadap logam cadmium (Cd) telah berhasil dilakukan oleh Patandungan dkk., (2012). Data ini membuka peluang untuk fitoremidiasi logam berat yang lain seperti timbal (Pb), merkuri (Hg), seng (Zn), Kromium (Cr) dan logam berat lain.
Cite
CITATION STYLE
Ambarwati, Y., & Bahri, S. (2018). Review: Fitoremidiasi Limbah Logam Berat dengan Tumbuhan Akar Wangi (Vetiveria zizanioides L). ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY, 3(02), 139–147. https://doi.org/10.23960/aec.v3.i2.2018.p139-147
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.