Abstract
Air memiliki peranan yang sangat penting bagi ekosistem lingkungan, air sangat diperlukan untuk memenuhi keberlangsungan mahluk hidup dan alam sekitarnya, tetapi juga sebagai potensi sumber energi terbarukan dalam pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk meng identifikasi risiko pencemaran lingkungan yang terjadi terhadap pembuangan air limbah domestik. Pengambilan sampel air dilakukan secara langsung menggunakan metode grab sampling dengan menggunakan alat water sampler sesuai dengan SNI. Sampel tersebut dibawa ke laboratorium yang telah terakreditasi KAN untuk dianalisis. Parameter yang dianalisis meliputi parameter pH, Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD). Setelah mendapatkan hasil analisis tersebut, dilakukan analisis data untuk menentukan hasil dari penelitian yang menggunakan metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Hasil analisis untuk parameter pH didapatkan nilai sebesar 6.2, parameter BOD sebesar 12,7 mg/L, dan parameter COD 24,41 mg/L. Berdasarkan hasil analisis pH, dan dalam air limbah domestik yang diuji dapat disimpulan bahwa hasil analisis untuk parameter pH, BOD dan COD memenuhi standar baku mutu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik. Kata kunci : Air Limbah Domestik, pH, Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD) dan Baku Mutu
Cite
CITATION STYLE
Leonard, F., Wahyuni, & Hasanuddin. (2024). Identifikasi Risiko Pencemaran Air Limbah Domestik. Jurnal Media Teknik Sipil, 2(1), 33–42. https://doi.org/10.56963/judiateks.v2i1.369
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.