Abstract
Pada masa pemerintahan Jokowi, beberapa kebijakan pemerintah harus berhadapan dengan Kelompok Islam Indonesia. Front Pembela Islam atau FPI yang dituduh sebagai Islam garis keras, kemudian dibubarkan oleh pemerintah. Meskipun demikian, organisasi ini masih mendapat banyak dukungan public, bahkan setelah pemimpinnya, Habis Rizieq Shibab yang kharismatik berhasil dipenjarakan. Tulisan ini menjelaskan mengapa FPI berhasil mempertahankan popularitasnya serta tetap mendapat dukungan politik dari para elit. Dengan menggunakan studi pustaka, studi lapangan, analisis deskriptif dan metode penelitian kualitatif, hasil kajian menunjukkan bagaimana FPI bergerak pada sisi penegakan hukum dan melakukan berbagai aksi kemanusiaan yang kemudian mempengaruhi opini publik, terutama bagi mereka yang berasal dari kelompok Muslim yang taat.
Cite
CITATION STYLE
Akbar, H. (2022). Challenging Government Policies: Fpi’s Role On Enforcing Laws and Act Of Humanities. Paradigma: Jurnal Masalah Sosial, Politik, Dan Kebijakan, 26(1), 1. https://doi.org/10.31315/paradigma.v26i1.6606
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.