SKRININIG FITOKIMIA ASHITABA (Angelica keskei) TERHADAP ENOIL ACP REDUKTASE (inhA) Mycobacterium tuberculosis SEBAGAI SENYAWA POTENSIAL ANTI-TB

  • Yuliantini A
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang telah menginfeksi seperempat populasi dunia. Isoniazid adalah obat pilihan pertama untuk mengobati TB dengan mekanisme menghambat enoil ACP reductase (inhA) yang berperan penting dalam sintesis dinding sel M. tuberculosis. Akan tetapi, penggunaan isoniazid dalam jangka relatif panjang dapat menghasilkan efek hepatotoksik sehingga diperlukan pengembangan obat anti-TB yang baru. Ekstrak ashitaba dilaporkan memiliki aktivitas anti-TB. Oleh karena itu, penelitiaan ini dilakukan untuk menemukan senyawa aktif ashitaba yang bertanggung jawab terhadap aktivitas anti-TB secara in siliko terhadap reseptor inhA. Metode penambatan molekul menggunakan perangkat lunak Autodock tools 1.5.6. Hasil penambatan molekul menunjukkan dari 40 fitokimia ashitaba yang diuji, terdapat 8 senyawa yang memiliki nilai energi ikatan bebas dan konstanta inhibisi yang lebih baik dari ligan alami dan isoniazid aktif, yaitu memiliki nilai energi iakatan bebas dan konstanta inhibisi lebih kecil dari ligan alami dan isoniazid aktif. Senyawa prostratol F dan xantoangelol I merupakan 2 senyawa terbaik yang memiliki interaksi yang mirip dengan ligan alami dan potensial untuk dikembangkan menjadi obat anti-TB yang baru.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yuliantini, A. (2022). SKRININIG FITOKIMIA ASHITABA (Angelica keskei) TERHADAP ENOIL ACP REDUKTASE (inhA) Mycobacterium tuberculosis SEBAGAI SENYAWA POTENSIAL ANTI-TB. INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.52447/inrpj.v7i1.5481

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free