The Art of Ikat Weaning, Women, and the Transformation of Changes in Community's Socio-Cultural Life Sikka Maumere Flores NTT (Historical, Social, and Cultural Studies)

  • Dentis Y
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam rangka menjawab semua permasalahan utama dalam penelitian dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Masalah pokoknya adalah kurangnya aktualisasi pertumbuhan dan perubahan aktivitas kegiatan Seni Tenun Ikat, dan kontribusinya terhadap Masyarakat. Tujuan penelitian agar dapat menemukan solusi positif perubahan sejarah, sosialekonomi, dan budaya pada Sikka Maumere. Perempuan Sikka dijadikan sebagai simbol yang memiliki rasa seni senantiasa berartikulasi dalam kegiatan bertenun menampakkan sistem partner yang membawa kebenaran Suku Flores sebagai integral bangsa Indonesia, terarah pada partner dan rekan kerja identitas budaya lokal. Hasil penelitian yang signifikan: Perempuan membawa dampak positif perubahan dalam aktivitas Seni Tenun dan Perempuan Sikka Maumere sebagai upaya pelestarian dan pengembangan budaya yang bersikap pola berpikir global namun tetap bertindak mempertahankan kearifan lokal. Kata kunci: seni tenun ikat, perempuan, perubahan sosial, ekonomi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dentis, Y. (2024). The Art of Ikat Weaning, Women, and the Transformation of Changes in Community’s Socio-Cultural Life Sikka Maumere Flores NTT (Historical, Social, and Cultural Studies). HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 12(1), 285. https://doi.org/10.24127/hj.v12i1.8887

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free