Peranan Mindfulness Terhadap Stres Akademis Pada Mahasiswa Tahun Pertama

  • Hidayat O
  • Fourianalistyawati E
N/ACitations
Citations of this article
166Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Transisi  ketika  individu  menjadi  mahasiswa  tahun  pertama membutuhkan adaptasi tersendiri. Individu harus melakukan penyesuaian terhadap  suasana  kompetitif  yang  berpotensi  membuat  individu  stress selama tahun pertama perkuliahan, pengalaman mendapat tekanan dari orang tua maupun teman kelompok, dan lingkungan sosial. Stres yang dialami dalam kehidupan kampus disebut sebagai stres akademis. Banyak faktor  yang  dapat mengatasi  stres  akademis  pada  mahasiswa  tahun pertama,  salah  satunya  adalah  mindfulness.  Mindfulness  merupakan kehadiran  kesadaran  yang  melekat  dan  melibatkan  pengalaman  dari waktu ke waktu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat peranan  mindfulness  terhadap  stres  akademis  pada  mahasiswa  tahun pertama. Subjek penelitian berjumlah 82 orang mahasiswa tahun pertama. Alat  ukur  yang digunakan  adalah  Mindful  Attention  Awareness  Scale (MAAS) dari Brown dan Ryan (2003) untuk mengukur mindfulness dan Student-Life Stres Inventory (SLSI) dari Gadzella (1994) untuk mengukur stres  akademis.  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  mindfulness berperan  menurunkan  stres  akademis  khususnya  pada  dimensi  stressor akademis. Mindfulness dapat memprediksi 13,9% dari dimensi stressor akademis (R2 = 0,139, F = 12,936, ρ = 0,001). Setiap satu kenaikan skor mindfulness menyebabkan penurunan -0,308 pada skor stresor akademis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hidayat, O., & Fourianalistyawati, E. (2018). Peranan Mindfulness Terhadap Stres Akademis Pada Mahasiswa Tahun Pertama. Journal Psikogenesis, 5(1). https://doi.org/10.24854/jps.v5i1.494

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free