PURIFIKASI METHYL BLUE DENGAN METODE ELEKTROKOAGULASI PROSES MENGGUNAKAN ALUMINIUM (Al) SEBAGAI PLAT ELEKTRODA

  • Guna D
  • Ariyanto E
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dapat dilihat sekarang permasalahan Limbah industri tekstil yang banyak mengandung pewarna seperti methyl blue adalah salah satu jenis limbah yang sulit untuk dibiodegradasi. Elektrokoagulasi bukanlah teknologi baru, tetapi di Indonesia penerapannya belum banyak diketahui oleh sebagian masyarakat. Proses ini sederhana dan mudah diterapkan dengan kemampuan yang baik dalam menggumpalkan berbagai pengotor dan polutan, baik bahan organik maupun anorganik. Dalam penelitian Elektrokoagulasi dilakukan pada tegangan 12 Volt dengan variasi pH 5, 7, dan 9, serta dengan waktu 120 menit dilakukan untuk mempelajari waktu yang paling baik dalam proses elektrokoagulasi, pH yang paling baik dalam proses elektrokoagulasi dan efisiensi elektrokoagulasi yang terjadi. Penelitian ini menggunakan empat buah plat Aluminium (Al) penelitian dilakukan di laboratorium Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Palembang. Proses elektrokoagulasi methyl blue mencapai konsentrasi kesetimbangan pada menit ke 120 untuk semua variasi pH. Persentase Efisiensi penyisihan methyl blue pada pH 5 adalah 48,7 %, pada pH 7 persentase kesetimbangan adalah 70,5 %. Sedangkan pada pH 9 yaitu 86,3 %. Kata kunci : Elektrokoagulasi, Methyl blue, Aluminium.

Cite

CITATION STYLE

APA

Guna, D. S. E., & Ariyanto, E.-. (2020). PURIFIKASI METHYL BLUE DENGAN METODE ELEKTROKOAGULASI PROSES MENGGUNAKAN ALUMINIUM (Al) SEBAGAI PLAT ELEKTRODA. Jurnal Distilasi, 4(1), 21. https://doi.org/10.32502/jd.v4i1.2215

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free