MENGGALI POTENSI NAGARI UNTUK PENGUATAN BUMNag 12 SUKU DI NAGARI SALIMPAUANG

  • Yuliarti Y
  • Fajri H
  • Akmal A
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berdiri semenjak 2018 ternyata BUMNag 12 Suku masih masuk dalam kategori rintisan, hal ini disebabkan oleh masih buruknya pengelolaan BUMNag  oleh pengurus BUMNag periode 2018-2020. Selama peride tersebut sudah mengalami pergantian pengurus sebanyak empat kali yang mengakibatkan BUMNag tidak bisa menjalankan usahanya sesuai dengan target pemerintahan nagari. Yang menjadi permasalahan selanjutnya adalah selama periode tersebut BUMNag menjalankan usaha dengan tidak mempertimbangkan peluang dan potensi Nagari Salimpauang. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sumbangsih pemikiran dan ilmu terkait strategi pengembangan BUMNag. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Nagari Salimpauang Kabupaten Tanah Datar. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi dalam bentuk penyampaian materi terkait tata kelola BUMNag, selain itu juga menggunakan metode Participatory  Rural  Appraisal  (PRA) diskusi dan pendampingan dalam menggali apa yang menjadi potensi nagari hingga dapat dijadikan unit usaha BUMNag. Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah  adanya peningkatan pengetahuan pengurus BUMNag dan aparatur nagari terkait dalam tata kelola BUMNag, adanya kemampuan pemetaan potensi nagari, dan peningkatan kinerja dan produktivitas BUMNag melalui unit usaha yang sesuai dengan potensi nagari.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yuliarti, Y., Fajri, H., & Akmal, A. D. (2022). MENGGALI POTENSI NAGARI UNTUK PENGUATAN BUMNag 12 SUKU DI NAGARI SALIMPAUANG. INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian, 6(2), 348. https://doi.org/10.36841/integritas.v6i2.1363

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free