PENGEMBANGAN POTENSI NAGARI MALAI V SUKU TIMUR KABUPATEN PADANG PARIMAN

  • Helmizar H
  • Ryadi T
  • Febriza W
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Nagari Malai V Suku Timur terletak di Kecamatan Batang Gasan Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Nagari ini merupakan nagari baru yang merupakan hasil pemekaran dari Nagari Malai V Suku pada tahun 2017. Nagari Malai V Suku Timur terdiri dari enam jorong dengan total jumlah penduduk sebesar 3285 jiwa dengan populasi tidak lebih dari 1000 orang di setiap jorong. Sebagian besar penduduk masih tergolong produktif dengan kisaran usia 26 - 55 tahun. Secara geografis Nagari Malai V Suku Timur dikelilingi oleh perbukitan, lereng, lembah serta beberapa dataran yang cukup luas. Kondisi bentang alam yang demikian menjadikan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani. Kenagarian Malai V Suku Timur menghadapi berbagi persoalan. Kurangnya ilmu pengetahuan masyarakat mengakibatkan sumber daya yang dimiliki nagari tidak dimanfaatkan dengan baik. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pembangunan nagari oleh mahasiswa Universitas Andalas. Metode kegiatan yang dilakukan bersinergi mengembangkan potensi nagari bersama pemerintah dan masyarakat dengan menjalankan beberapa program diantaranya; Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat, Rumah Belajar Malai, Taman Malai Indah, pembuatan gapuran dan lampu jalan, minggu ceria dan pekan rakyat Malai. Dalam melaksanakan program tersebut metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi, dan praktek dengan melakukan serangkaian kegiatan penyuluhan dan pelatihan terkait permasalahan yang ditemukan. Dari kegiatan yang telah dilakukan dapat dilihat keberhasilannya berupa tingginya antusias dan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Harapannya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat mengatasi permasalahan yang ada sehingga Nagari Malai V Suku Timur menjadi lebih baik.Nagari Malai V Suku Timur is located in Batang Gasan District, Padang Pariaman Regency, West Sumatra Province, Indonesia. This Nagari is a new Nagari, which resulted from the division of Nagari Malai V Suku in 2017. Nagari Malai V Suku Timur consists of six jorong with a total population of 3285 people with no more than 1000 people in each jorong. Most of the population is still classified as productive, ranging in age from 26 to 55 years. Geographically, Nagari Malai V, the Eastern Tribe, is surrounded by hills, slopes, valleys, and several extensive plains. Such landscape conditions make the majority of the population make a living as farmers. Kenagarian Malai V The Eastern ethnic group faces many problems. Lack of community knowledge resulted in the village's resources not being utilized properly. This activity aims to assist the development of the village by Andalas University students. The method of activities carried out is in synergy to develop the village's potential together with the government and the community by running several programs, including; Community Health Empowerment, Malai Learning House, Malai Indah Park, building a gate and street lamps, happy week, and Malai people's week. In implementing the program, the methods used are lectures, discussions, and practices by conducting a series of counseling and training activities related to the problems found. From the activities that have been carried out, it can be seen that the success is in the form of high enthusiasm and active participation from all levels of society. It is hoped that this activity can benefit the community and overcome existing problems so that Nagari Malai V Suku Timur will be better.

Cite

CITATION STYLE

APA

Helmizar, H., Ryadi, T., & Febriza, W. (2020). PENGEMBANGAN POTENSI NAGARI MALAI V SUKU TIMUR KABUPATEN PADANG PARIMAN. BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN, 3(3), 199–124. https://doi.org/10.25077/bina.v3i3.224

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free