Hubungan antara lifting index dengan pengeluaran energi pada pengangkatan beban 18 Kg di PT XYZ

  • Suwaryo Nugroho
  • Kristanto Mulyono
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sumber Daya Manusia merupakan komponen utama dari keberlangsungan sebuah perusahaan, salah satu hal yang perlu diperhatikan perusahaan yaitu beban kerja yang diterima oleh para pekerjanya. Beban kerja juga berkaitan dengan jumlah kalori yang dibutuhkan oleh seorang pekerja, untuk mengetahui kebutuhan kalori dengan beban kerja sesuai atau tidak dapat dilakukan dengan menghitung jumlah denyut nadi pekerja sebelum dan sesudah melakukan aktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa beban kerja dengan pendekatan Recommended Weight Limit dan Lifting Index. Hasil penelitian pada pengangkatan beban 18 kg menunjukan bahwa denyut nadi kerja termasuk kategori level moderate atau sedang yang artinya masih aman dan dalam batas wajar, sedangkan nilai Recommended Weight Limit sebesar 3,457 dan nilai Lifting Index sebesar 5,20 yang mana ini mengidentifikasikan bahwa pekerjaan tersebut beresiko menyebabkan cidera, maka diperlukan adanya penelitian lebih lanjut agar nilai Lifting Index dapat mencapai dibawah 1 dari batas aman yang ditetapkan oleh NIOSH. Hubungan antara Lifting Index dan konsumsi energi adalah semakin tinggi nilai Lifting Index maka semakin banyak pula konsumsi energinya. Kedua nya adalah dua hal yang saling berhubungan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suwaryo Nugroho, & Kristanto Mulyono. (2025). Hubungan antara lifting index dengan pengeluaran energi pada pengangkatan beban 18 Kg di PT XYZ. JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri, 6(1), 46–56. https://doi.org/10.37373/jenius.v6i1.308

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free