Abstract
Pubertas prekoks merupakan kondisi perkembangan seksual sekunder yang muncul lebih awal dari usia normal, yaitu sebelum usia 8 tahun pada anak perempuan. Laporan ini membahas seorang anak perempuan usia 8 tahun 11 bulan dengan diagnosis pubertas prekoks sentral idiopatik. Pasien datang dengan keluhan pembesaran payudara sejak satu tahun sebelumnya tanpa disertai pertumbuhan rambut pubis atau menarke. Pemeriksaan hormon menunjukkan kadar LH dan estradiol meningkat, serta bone age lebih maju dibanding usia kronologis. Pemeriksaan radiologi tidak menunjukkan kelainan pada sistem saraf pusat. Pasien didiagnosis dengan pubertas prekoks sentral idiopatik dan mendapat terapi agonis GnRH (Leuprorelin) setiap bulan. Penanganan dini dan teratur penting untuk mencegah komplikasi seperti gangguan psikososial, pertumbuhan tidak optimal, dan haid dini. Prognosis pasien baik dengan pemantauan dan dukungan keluarga yang optimal.
Cite
CITATION STYLE
Samosir, A. D. P., Artati, R. D., Amiruddin, A. L., & Satriono, K. J. (2025). PUBERTAS PREKOKS IDIOPATIK TIPE SENTRAL PADA ANAK PEREMPUAN USIA 8 TAHUN 11 BULAN : CASE REPORT. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 8159–8172. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52392
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.