Abstract
Pelaksanaan kegiatan senam bahagia sehat sangat penting untuk perkembangan motorik kasar anak usia dini karena setiap gerakan dapat membangun daya tahan otot, misalnya: pergelangan tangan, punggung, lengan dan sebagainya. RA Sirajut Thalibin melakukan kegiatan senam sehat suka cita, pelaksanaannya dilakukan seminggu sekali yaitu pada hari rabu. Senam sehat bahagia selain meningkatkan kemampuan motorik kasar juga mempengaruhi kecerdasan anak salah satunya adalah kecerdasan kinestetik, kelebihan anak yang memiliki kecerdasan kinestetik cenderung lebih cepat menghafal dan mampu menyelesaikan tugas dengan baik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian di RA Sirajut Thalibin adalah sebagai berikut: 1). Pelaksanaan Kegiatan Senam Sehat Gembira Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini di RA Sirajut Thalibin Racek-Tiris-Probolinggo, diawali dengan gerakan pemanasan, gerakan inti, dan gerakan pendinginan. Melalui aktivitas ini tubuh, kaki, dan tangan anak terkoordinasi dengan baik seiring berjalannya waktu. 2). Faktor pendukung seperti kondisi anak yang sangat antusias dan semangat melakukan senam. 3). Faktor penghambat seperti cuaca terkadang tidak mendukung seperti hujan dan infrastruktur yang mengalami gangguan teknis
Cite
CITATION STYLE
HALIMATUS SA’DIYAH, ENDAH TRI WISUDANINGSIH, & TERZA TRAVELANCYA DP. (2023). Implementasi kegiatan senam sehat gembira dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini di RA Sirajut thalibin racek tiris probolinggo. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 32–38. https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol5.no1.a7039
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.