Abstract
Pemasangan infus termasuk salah satu prosedur medis yang paling sering dilakukan sebagai tindakan terapeutik. Terapi infus merupakan tindakan yang paling sering dilakukan pada pasien yang menjalani rawat inap sebagai jalur terapi intravena (IV), pemberian obat, cairan, dan pemberian produk darah, atau sampling darah. Infiltrasi intravena merupakan kejadian yang sangat sering terjadi pada pasien anak. Kejadian infiltrasi infus pada pasien anak cenderung mengalami peningkatan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan pre-post perlakuan yaitu menghitung angka kejadian phlebitis sebelum dan sesudah di berikan instrumen TLC pada pasien di ruangan orchid Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru. Berdasarkan hasil penelitian insiden phlebitis sebelum edukasi TLC sebanyak 15 orang dan setelah edukasi sebanyak 8 orang. Hasil uji independent t-test didapatkan nilai p value sama dengan 0,001 (p value < 0,05) maka terdapat pengaruh edukasi TLC terhadap angka kejadian phlebitis diruangan Orchid Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru.
Cite
CITATION STYLE
Rachmawaty M Noer, Elvi murniasih, & Yulia harmon. (2021). EFEKTIFITAS INSTRUMEN TLC TERHADAP ANGKA KEJADIAN PHLEBITIS DI RUANGAN ORCHID RS AWAL BROS PEKANBARU. Ners Journal, 1(1). https://doi.org/10.52999/nersjournal.v1i1.89
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.