Analisis Framing Pemberitaan Vonis Koruptor pada Media Online suara.com dan KOMPAS.com

  • Setiawan H
  • Harnia N
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemberitaan korupsi dana bansos pandemi covid-19 yang dikorupsi mengemuka. pada tahun 2021. Media informasi pun berlomba memberitakan kasus tersebut untuk dijadikan sebagai headline. Tujuan dalam penelitian ini guna mengetahui cara media melakukan sebuah pembingkaian terhadap informasi yang diberitakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan teknik dokumentasi dan simak catat. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan dalam membingkai pemberitaan pada suara.com dan KOMPAS.com mengenai pemberitaan kasus vonis koruptor. Perbedaan terlihat kontras pada pemilihan judul pemberitaan. Suara.com dalam menuliskan judul pemberitaannya sarkas. Sedangkan KOMPAS.com memilih menggunakan kata-kata yang lebih halus dalam menuliskan judul. Hal tersebut membuktikan bahwa setiap media memiliki ideologi yang berbeda dalam melakukan framing terhadap pemberitaannya.Kata Kunci: Framing; Media Online; Vonis Koruptor.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setiawan, H., & Harnia, N. T. (2021). Analisis Framing Pemberitaan Vonis Koruptor pada Media Online suara.com dan KOMPAS.com. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Undiksha, 11(4), 473. https://doi.org/10.23887/jjpbs.v11i4.41136

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free