Penerapan Teknologi Inovasi Pembuatan Pupuk Biosaka di Desa Ellak Laok Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep

  • Suprapti I
  • Wulandari S
  • Agustina N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
158Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

upuk merupakan bahan yang menyediakan unsur-unsur penting yang dapat ditambahkan ke dalam tanah untuk menunjang pertumbuhan tanaman. Pupuk dapat dibedakan menjadi dua, yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik. Penggunaan pupuk kimia dari waktu ke waktu mengalami peningkatan. Kesuburan tanah yang rendah akibat senyawa kimia dapat menyebabkan pencemaran tanah yang berlebihan jika digunakan secara terus menerus dan menjadi masalah utama dalam budidaya pertanian. Selain itu, permasalahan lain yang dialami petani adalah subsidi pupuk dari pemerintah, sementara mayoritas petani bergantung pada pupuk kimia. Biosaka merupakan salah satu sistem teknologi terbarukan untuk pertanian organik modern dalam bentuk bioteknologi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah melalui survei, menggunakan pendekatan teknis community development melalui beberapa tahapan antara lain: forum diskusi kelompok, pendampingan hingga pelatihan menyeluruh yang dikemas dalam pemberdayaan masyarakat. Rangkaian tahapan dalam pelatihan pembuatan pupuk biosaka, tahapannya meliputi forum kelompok diskusi dengan masyarakat sekitar, pendampingan, pelatihan, pembuatan pupuk biosaka. Melalui pembuatan pupuk biosaka berdampak baik dan dapat meningkatkan perekonomian. Oleh karena itu, perlu adanya pembinaan langsung kepada petani lokal agar ketergantungan mereka terhadap pupuk kimia dapat berubah. Pembinaan langsung dapat melalui tindakan yang dilakukan oleh penyuluh pertanian setempat, pemerintah atau program pengabdian mahasiswa

Cite

CITATION STYLE

APA

Suprapti, I., Wulandari, S. E., Agustina, N. W. D., Putri, M. D., Arifin, A., Toha, E., & Romadhoni, A. H. (2023). Penerapan Teknologi Inovasi Pembuatan Pupuk Biosaka di Desa Ellak Laok Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 9(1), 16–21. https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v9i1.17333

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free