Abstract
Penelitian ini membahas tentang pencelupan kain rajut campuran Bamboo/Kapas (60%/40% ) dengan zat warna reaktif Vinil Sulfon. Perbedaan sifat daya serap Bamboo dan kapas serta pengaruh penggunaan pH pada awal proses dan waktu pemasukkan alkali (Na2CO3) akan dibahas dalam penelitian ini. Karakteristik hasil pencelupan dianalisa dengan pengujian K/S dan analisa terhadap ketahanan luntur warna setelah pencucian dan kerataan warna dengan menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan kondisi pH awal pencelupan, dan waktu penambahan alkali berpengaruh terhadap hasil pencelupan yang diamati. pH awal larutan, dan waktu pemasukkan alkali yang optimum pada proses pencelupan kain bamboo/ kapas metode One-Bath, adalah pH 7,5, dan waktu 10 menit dengan nilai ketuaan warna (K/S) 42,10, kerataan warna (SD K/S) 1,2031, dan ketahanan luntur warna rata – rata 4 – 5.
Cite
CITATION STYLE
Hermawan, J., Pradana, S. M., & Mulyani, W. E. (2021). PENGARUH PH AWAL DAN DURASI PENAMBAHAN ALKALI PADA PENCELUPAN KAIN RAJUT BAMBU DAN KAPAS (60%/40%) MENGGUNAKAN ZAT WARNA REAKTIF VINIL SULFON METODA ONE-BATH. Texere, 19(1), 16–25. https://doi.org/10.53298/texere.v19i1.02
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.