Abstract
Proses pembelajaran Pendidikan pada hakikatnya dihadirkan dalam konteks multietnik dan multikultur. Kehadiran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam lingkup sekolah bertujuan untuk memberikan pencerahan pemikiran bagi siswa yang multietnik dan multikultur dalam dinamika pembelajaran terutama pada proses pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Pendidikan Agama Kristen dihadirkan untuk menjadi jembatan antar etnik dan kultur agar terdapat nilai-nilai toleransi dalam interpretasi Iman Kristen. Proses pembelajaran Pendidikan Agama Kristen diutamakan pada prinsip Pendidikan humanis untuk mengimplementasikan iman dalam praktik kehidupan yaitu siswa saling menghargai dan saling mengasihi sebagaimana perintah Tuhan Yesus kepada orang percaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana dinamika pembelajaran Multietnik pada SMA Kristen Wamena. Penelitian ini dilaksanakan pada SMA Kristen Wamena. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah kualitatif yaitu untuk menjelaskan realitas dari dinamika proses pembelajaran pendidikan Agama Kristen yang multietnik. Penggunaan metode kualitatif pada penelitian ini untuk mengungkapkan dan memahami sesuatu di balik fenomena serta mendapatkan wawasan serta penanaman nilai-nilai multietnik siswa sekolah menengah atas SMA Kristen Wamena. Hasil penelitian yang didapatkan melalui penelitian ini adalah pembelajaran di SMA Kristen Wamena dilakukan secara hereditas dan proses pembelajaran berjalan dengan efektif dan efisien.
Cite
CITATION STYLE
Giban, Y., & Sugiarsi, E. (2023). Dinamika Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Multietnik. SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI, 12(2), 113–132. https://doi.org/10.46495/sdjt.v12i2.146
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.