MODEL BAHAN AJAR MULOK BERBASIS CERITA RAKYAT UNTUK PENDIDIKAN KARAKTER DI SD

  • Muktadir A
N/ACitations
Citations of this article
68Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang model bahan ajar muatan lokal (mulok) berbasis cerita rakyat untuk pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model Borg dan Gall. Tahapan yang dilakukan meliputi studi pendahuluan, penyusunan draft, penilaian pakar dan pengguna, dan uji lapangan. Penilaian dari pakar dan pengguna menunjukkan bahwa bahan ajar mulok berbasis cerita rakyat memenuhi kriteria kelayakan. Penilaian kelayakan difokuskan pada empat komponen, yaitu isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikan, dengan persentase rata-rata sebesar 78,91%. Efektivitas didasarkan pada nilai hasil uji coba lapangan dengan mengacu pada kriteria ketuntasan minimal (KKM) mata pelajaran mulok, yakni 65. Nilai hasil uji coba lapangan mencapai rata-rata 71,74 dengan ketuntasan sekolah secara klasikal. Capaian nilai rata-rata siswa yang lebih tinggi dari nilai KKM menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikem­ bangkan efektif sehingga layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran mulok.Kata kunci: efektivitas, bahan ajar mulok, cerita rakyat, pendidikan karakter A MODEL OF LOCAL CONTENT LEARNING MATERIALS BASED ON FOLKLORES FOR CHARACTER EDUCATION AT ELEMENTARY SCHOOLSAbstractThis study aimed to design a model of local content learning materials based on folklores for character education. This was a research and development study using Borg and Gall’s model. The steps were a preliminary study, draft designing, expert and user assessments, and a field tryout. The results of expert and user assessments showed that the developed materials satisfied the appropriateness criteria. The appropriateness assessments were focused on four components, namely content, language, presentation, and graphics, of which the average was 78.91%. The effectiveness was based on the mean score from the field tryout by referring to the minimum mastery criterion (MMC) for a local content subject, namely 65. The result of the field tryout was indicated by a mean score of 71.74 for the school mastery as a whole. The students’ average achievement which was higher than the MMC indicated that the learning materials were effective so that they were appropriate for use in the local content learning process.Keywords: effectiveness, local content learning materials, folklores, character education

Cite

CITATION STYLE

APA

Muktadir, A. (2018). MODEL BAHAN AJAR MULOK BERBASIS CERITA RAKYAT UNTUK PENDIDIKAN KARAKTER DI SD. LITERA, 17(1). https://doi.org/10.21831/ltr.v17i1.19128

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free