Panti Asuhan Untuk Anak Terlantar Dengan Pendekatan Therapeutic Architecture

  • Lantaka R
  • Defiana I
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berdasarkan data direktur Rehabilitasi sosial anak pada kementrian sosial, hingga Agustus 2017 anak terlantar di Indonesia mencapai angka 16.290 anak. Anak anak tersebut memiliki berbagai latar berbagai penelantaran seperti diusir dari rumah, kematian orang tua, ditinggalkan orang tua, orang tua bercerai, bencana alam dan kondisi sosial ekonomi. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan terjadinya masalah kesehatan pada mental anak yang menjadi korban penelantaran tersebut. Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak yang di sediakan pemerintah maupun swasta sebagai wadah untuk mengasuh anak anak yang kurang beruntung tersebut pun kurang menyadari masalah mental yang terjadi. Berdasarkan fenomena yang terjadi di atas diperlukannya suatu wadah arsitektural sebagai respon dari permasalahan yang ada, berupa Panti Asuhan dengan pendekatan therapeutic architecture dengan menggunaan metode perancangan Evidence Based Design yang dapat menstimulasi pengguna lewat sense yang ada hingga berdampak pada psikologi hingga perilaku pengguna. Konsep utama dalam perancangan ini adalah bagaimana menstimulasi user dengan kesadaran positif dalam diri mereka, memperanyak interaksi antar user namun tetap dapat mejaga privasinya, serta meningkatkan interaksi user dengan lingkungan terbangun disekitarnya. Konsep ini diterapkan dalam elemen arstektur seperti massa bangunan, bentuk, ruang dalam, ruang luar dan material di dalam rancangan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lantaka, R. H. I., & Defiana, I. (2021). Panti Asuhan Untuk Anak Terlantar Dengan Pendekatan Therapeutic Architecture. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 9(2). https://doi.org/10.12962/j23373520.v9i2.57167

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free