Kapasitas Pengasuhan Orangtua dan Faktor-Faktor Pemungkinnya Pada Keluarga Miskin Perkotaan

  • Indira P
N/ACitations
Citations of this article
98Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Anak keluarga miskin perkotaan terlanggar pemenuhan haknya karena cenderung putus sekolah, terlibat kriminalitas, bermasa depan suram, mengulang siklus kemiskinan orangtua (Suyanto, 2013a). Peningkatan kapasitas pengasuhan orangtua mengurangi dampak negatif kemiskinan pada anak. Penelitian bertujuan memotret kapasitas orangtua dan faktor-faktor pemungkinnya. Digunakan pendekatan kualitatif (wawancara, pengamatan dan time-use diary). Partisipan diperoleh melalui case specific sampling. Data diolah dengan initial dan pattern coding. Kredibilitas data menggunakan method triangulation. Ditemukan partisipan masih memiliki sumber daya dan kesempatan untuk menjalankan fungsi pengasuhan bagi anak pada taraf minimal, tetapi penggunaannya belum optimal. Kecukupan gizi anak belum menjadi prioritas. Potensi bahaya fisik dan sosial disadari, tetapi baru dilakukan antisipasi untuk bahaya fisik. Kedekatan emosional pada anak cenderung memanjakan, belum diimbangi dengan disiplin konsisten, pendidikan akhlak diserahkan pada institusi agama. Sekolah adalah hal penting, tetapi orangtua terkendala mendampingi anak belajar. Ada dukungan sosial keluarga besar dan tetangga dalam membesarkan anak. Dibahas juga saran meningkatkan kapasitas pengasuhan orangtua.

Cite

CITATION STYLE

APA

Indira, P. M. (2017). Kapasitas Pengasuhan Orangtua dan Faktor-Faktor Pemungkinnya Pada Keluarga Miskin Perkotaan. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(1). https://doi.org/10.23917/indigenous.v2i1.4433

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free