Hubungan self efficacy dengan pencapaian akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

  • Edwin E
  • Widjaja Y
N/ACitations
Citations of this article
117Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Self efficacy adalah hasil proses kognitif berupa keputusan, keyakinan, atau pengharapan seorang individu terhadap kemampuannya untuk melakukan suatu tindakan atau mencapai hasil kinerja tertentu. Self efficacy merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi pencapaian akademik mahasiswa. Belum banyak ditemukan studi tentang hal ini di Indonesia terutama di Fakultas Kedokteran. Tujuan studi ini untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan pencapaian akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Studi ini merupakan studi analitik dengan metode potong lintang pada 93 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner Academic Self Efficacy Scale yang telah tervalidasi dan di analisis dengan uji Fisher Exact. Hasil studi didapatkan tingkat self efficacy sedang pada 78 (38,9%) mahasiswa dan tinggi 15 (16,1%) mahasiswa. Pencapaian akademik (IPK) 14 dari 15 mahasiswa (93,3%) yang memiliki IPK baik dengan self efficacy tinggi, sementara 69 dari 78 (88,4%) mahasiswa dengan IPK yang baik dengan self efficacy sedang, dengan p = 0,494 (p>0,05). Kesimpulan studi ini adalah tidak terdapat hubungan bermakna antara self efficacy dengan pencapaian akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara.

Cite

CITATION STYLE

APA

Edwin, E., & Widjaja, Y. (2020). Hubungan self efficacy dengan pencapaian akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Tarumanagara Medical Journal, 2(2), 234–243. https://doi.org/10.24912/tmj.v3i1.9723

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free