Abstract
Jatinangor telah mengalami perubahan. Lahan pertanian telah berubah menjadi area perumahan, komplek, bahkan apartemen. Meski demikian, tidak sedikit dari tanah-tanah yang ada dibiarkan kosong, terbengkalai, dan tidak terurus. Selain tidak enak dipandang, tanah-tanah kosong dikhawatirkan menjadi sarang ular, banyak nyamuk, bahkan menjadi tempat pembuangan sampah secara sembarangan. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan pemanfaatan tanah-tanah kosong di perumahan RW 12, Dusun Caringin, Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Sumedang, sebagai upaya membangun perilaku ketahanan pangan dalam keseharian masyarakat lokal. Metode yang dipergunakan adalah eksperimen. Masyarakat memanfaatkan tanah-tanah kosong untuk ditanami dengan tanaman yang dikonsumsi sehari-hari, seperti sayuran, tanaman bumbu-bumbu, dan umbi-umbian. Hasil dari eksperimen ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan lahan kosong akan memberikan beberapa manfaat bagi masyarakat berupa: terpeliharanya lingkungan dan adanya ketersediaan pangan segar.
Cite
CITATION STYLE
Muttaqin, Z., Sari, D. S., & Purbasari, R. (2019). PEMANFAATAN LAHAN KOSONG: MENGUPAYAKAN KETAHANAN PANGAN GLOBAL DALAM KESEHARIAN MASYARAKAT LOKAL DI RW 12, DESA SAYANG, JATINANGOR, SUMEDANG. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 237. https://doi.org/10.24198/jppm.v5i3.20062
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.