DERADIKALISASI TERORISME: Studi Atas Epistemologi, Model Interpretasi dan Manipulasi Pelaku Teror

  • Nursalim M
N/ACitations
Citations of this article
104Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fenomena terorisme marak diperbincangkan dan selalu menjadi isu hangat hingga kini. Terorisme sebagai aksi kekerasan untuk tujuan-tujuan pemaksaan kehendak, koersi dan publikasi yang memakan korban masyarakat sipil yang tidak berdosa, menunjukkan hubungan yang sangat erat dengan politik. Dalam perspektif filosofis, akar kekerasan muncul dalam fenomena identifikasi diri manusia ke dalam; “aku dan kamu” dan jauh lebih lagi kedalam “kita dan mereka”. Identifikasi inilah yang selanjutnya menjadi akar lahirnya permusuhan yang berujung kekerasan. Untuk itu, perlu upaya deradikalisasi terorisme melalui epistemologi dan model interpretasi. Tulisan ini membahas aspek espistimologi dan interpretasi yang relevan dengan upaya deradikalisasi terorisme.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nursalim, M. (2017). DERADIKALISASI TERORISME: Studi Atas Epistemologi, Model Interpretasi dan Manipulasi Pelaku Teror. KALAM, 8(2), 329. https://doi.org/10.24042/klm.v8i2.230

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free