Hubungan Kadar Feritin dengan Morbiditas pada Anak dengan Gizi Kurang

  • Lestari E
  • Siregar R
  • Nugroho H
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang. Kejadian infeksi dan inflamasi berhubungan dengan kekurangan zat besi, hal ini digambarkan dengan perubahan kadar feritin serum, zat besi serum, dan saturasi transferin pada saat fase akut.Tujuan. Mengetahui hubungan antara morbiditas dengan kadar feritin serum pada anak dengan gizi kurang usia 7-9 tahun.Metode. Pengambilan sampel penelitian dilakukan secara multi staging sampling. Kadar feritin diukur dengan menggunakan metode ELISA. Kejadian morbiditas infeksi saluran napas dan diketahui dengan pemeriksaan fisik oleh dokter infeksi saluran cerna. Data diolah dengan menggunakan SPSS 17.0. Hubungan antara morbiditas dengan kadar feritin serum dianalisis menggunakan regresi logistik.Hasil. Penelitian dilakukan dengan 220 orang anak SD usia 7-9 tahun, terdiri dari 125 (52,27%) lakilaki dan 105 (13,15%) perempuan. Tigabelas (12 anak) mempunyai kadar feritin <12 µg/L. Di antara 79 (86,81%) anak dengan kadar feritin ≥12 µg/L, 1 (7,69%) merupakan infeksi saluran cerna sedangkan 12 (92,31%) menderita infeksi saluran nafas.Kesimpulan. Peningkatan kadar feritin tidak berhubungan dengan kejadian morbiditas pada anak dengan gizi kurang

Cite

CITATION STYLE

APA

Lestari, E. D., Siregar, R., & Nugroho, H. W. (2016). Hubungan Kadar Feritin dengan Morbiditas pada Anak dengan Gizi Kurang. Sari Pediatri, 13(6), 397. https://doi.org/10.14238/sp13.6.2012.397-400

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free