Abstract
Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang melebihi batas normal yang disebabkan oleh tidak berfungsinya pankreas dalam memproduksi insulin yang cukup. Ketika glukosa berlebih, gula akan dikeluarkan melalui urine yang disebut Glucosuria. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat alat pendeteksi kadar glukosa dari urine menggunakan sensor warna dan sensor gas dengan metode Naive Bayes. Untuk mengetahui jumlah kadar glukosa melalui urine dapat menggunakan larutan benedict. Dari percampuran antara sample urine dan larutan benedict akan dihasilkan perubahan warna yang dapat diukur dengan sensor warna TCS3200. Selain menggunakan sensor warna, digunakan juga sensor gas yaitu MQ-135, dimana cara kerja dari sensor ini adalah mendeteksi bau / kadar amonia dalam sampel urine. Data dari kedua sensor akan diolah oleh metode Naive Bayes untuk mengetahui hasil klasifikasi dan juga menggunakan metode regresi linier untuk menghitung kadar glukosa darah. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan 16 sampel, untuk metode Naive Bayes diperoleh akurasi sebesar 93,75%. Kata
Cite
CITATION STYLE
Kemalasari, K., Ifadah, M. A., & Iman, B. N. (2022). Alat Pendeteksi Kadar Glukosa pada Urine dengan Metode Naive Bayes. Jurnal Rekayasa Elektrika, 18(4). https://doi.org/10.17529/jre.v18i4.27238
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.