Penggunaan Bahasa Sarkasme di Media Sosial Twitter

  • Astri Puspa Dewi
  • Meli Merlina
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sarkasme dalam media sosial merupakan ejekan atau cemoohan yang dituangkan baik secara tulisan, foto ataupun video. Penggunaan bahasa sarkasme di media sosial ini mencerminkan bahwa sebagian masyarakat Indonesia  merupakan penutur bahasa yang berbudaya kurang baik, tidak berkarakter baik dan tidak menjungjung tinggi etika kesantunan dalam berbahasa. Jika hal tersebut dibiarkan maka akan memberikan pengaruh yang lebih luas dan menjadikan budaya baru sehingga memudarkan karakter asli bangsa Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis penggunaan Bahasa sarkasme pada media sosial twitter yang bertujuan untuk mendeskripsikan komentar netijen pada akun media sosial @AREAJULID yang mengandung Bahasa sarkasme. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik catat dengan cara mencatat dan membaca komentar yang mengandung bahasa sarkasme. Sumber data pada penelitian ini adalah komentar netijen  dalam akun twitter. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan bahasa sarkasme di media sosial twitter sangat tinggi, sehingga menyebabkan pelanggaran prinsip kesopanan dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Astri Puspa Dewi, & Meli Merlina. (2022). Penggunaan Bahasa Sarkasme di Media Sosial Twitter. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 1(3), 26–30. https://doi.org/10.55606/concept.v1i3.38

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free