Abstract
Standar untuk menjadi seorang guru yakni memiliki empat kompetensi, kompetensi tersebut adalah kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Namun kenyataanya, dari keempat kompetensi tersebut masih ada kompetensi yang belum dikuasai sepenuhnya, yakni kompetensi pedagogik, khususnya dalam melakukan evaluasi pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, perlu adanya tindakan untuk mengantisipasi ketidakmampuan melaksanakan evaluasi pembelajaran. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah membuat suatu instrumen penilaian yang dapat digunakan untuk menggambarkan kompetensi dalam mengevaluasi pembelajaran. Satu prinsip asesmen yang dapat diterapkan yakni autentik berupa penilaian proyek. Penilaian proyek ini diterapkan pada pembelajaran elektronik (e-learning), sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan proyek dengan media elektronik. Tujuan penelitian ini menghasilkan instrumen penilaian proyek pada mata kuliah evaluasi pembelajaran matematika yang menggunakan e-learning. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Data penelitian ini berupa validasi ahli, hasil observasi lapangan dan data respon mahasiswa, dan reliabilitas instrumen. Hasil yang didapat uji kevalidan instrumen penilaian proyek termasuk pada kategori sangat valid, kepraktisan penggunaan instrumen termasuk pada kategori prakStis dan respon mahasiswa didapat positif, dan reliabilitas instrumen didapatkan pada kategori tinggi, sehingga dapat disimpulkan instrumen layak untuk digunakan.
Cite
CITATION STYLE
Jamaluddin, M., & Faroh, N. (2020). Developing authentic assessment: Project assessment on mathematics learning evaluation by using e-learning. Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 227–236. https://doi.org/10.33654/math.v5i3.729
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.