HUBUNGAN MOTIVASI DIRI TERHADAP KEBERLANJUTAN PENGOBATAN KEMOTERAPI PADA PASIEN KANKER

  • Sri Asnita
  • Erika Lubis
  • Aan Sutandi
N/ACitations
Citations of this article
87Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kanker merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian pertama atau kedua sebelum usia 70 tahun di 91 negara dari 172 negara di dunia, (WHO, 2015). Menurut Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementrian kesehatan Republik Indonesia (2019) angka kejadian kanker di Indonesia 136.2/100.000 penduduk, berada pada urutan 8 di Asia Tenggara, sedangkan di Asia urutan 23. Kemoterapi merupakan pengobatan kanker, yang dapat menyebabkan efek samping sehingga pasien sering kurang termotivasi dalam melanjutkan pengobatan  kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan motivasi diri terhadap keberlanjutan pengobatan kemoterapi pada pasien kanker di instalasi layanan terapi sistemik ruang Anyelir rs kanker Dharmais. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik korelatif, dengan design cross sectional. Subjek penelitian ini berjumlah 85 responden. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa mayoritas responden mempunyai motivasi diri yang kuat (62,4%), dan pada keberlanjutan pengobatan kemoterapi menunjukkan bahwa responden dapat melanjutkan pengobatan kemoterapi (95,3%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,01 dengan nilai r =0,353,maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara  motivasi diri terhadap keberlanjutan pengobatan kemoterapi pada pasien kanker. Saran untuk penelitian ini perlu ditingkatkan pengetahuan tentang kanker dan pengobatan kemoterapi, sehingga dapat memotivasi diri pasien untuk menjalankan pengobatan kemoterapi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sri Asnita, Erika Lubis, & Aan Sutandi. (2020). HUBUNGAN MOTIVASI DIRI TERHADAP KEBERLANJUTAN PENGOBATAN KEMOTERAPI PADA PASIEN KANKER. Binawan Student Journal, 2(2), 251–259. https://doi.org/10.54771/bsj.v2i2.167

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free