Abstract
Penelitian ini menggunakan minyak biji nyamplung sebagai bahan dasar sabun antibakteri. Pembuatan sabun dari minyak biji nyamplung dilakukan dengan beberapa tahap yaitu sintesis sabun menggunakan metode saponifikasi dan karakterisasi sabun berdasarkan SNI 06-3532-1994. Untuk mengetahui sifat antibakteri sabun, dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococus aureus. Hasil penelitian menghasilkan sabun yang berwarna kuning dengan berat 13,028 g dari 10,028 g minyak biji nyamplung. Karakteristik sabun berdasarkan SNI didapatkan kadar air 25,287%, jumlah asam lemak 72,177%, alkali bebas 0,082%, lemak yang tidak tersabunkan atau lemak netral 0,834% dan minyak mineral negatif. Sabun berbahan dasar minyak biji nyamplung memiliki aktivitas antibakteri terhadapStaphylococus aureus dengan diameter zona bening sebesar 14,701 mm.
Cite
CITATION STYLE
Chasani, M., Widyaningsih, S., & Mubarok, A. (2015). SINTESIS DAN KARAKTERISASI SABUN NATRIUM DARI MINYAK BIJI NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L.) SERTA UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphilococus aureus. Molekul, 10(1), 66. https://doi.org/10.20884/1.jm.2015.10.1.175
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.