PELABUHAN BULELENG SEBAGAI PUSAT PELAYARAN DAN JALUR PERDAGANGAN PADA MASA PEMERINTAHAN HINDIA-BELANDA 1846-1939

  • Aldian Roni M
  • Sintya D
  • Siregar I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran dan potensi partisipasi angkatan kerja dalam angkatan kerja secara keseluruhan, serta partisipasi angkatan kerja dalam angkatan kerja tahun 1846 hingga 1939, serta faktor-faktor yang berkontribusi terhadap partisipasi angkatan kerja. dalam partisipasi angkatan kerja total dan partisipasi angkatan kerja. rute. Hindia Belanda diperintah oleh Buleleng, yang merupakan pusat kaum tani dan perdagangan budak dari tahun 1846 hingga 1939. Penulis menggunakan berbagai teknik penelitian sejarah, termasuk studi sastra, studi literatur, dan langkah-langkah penulisan sejarah, serta heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi berupa sumber tertulis dan lisan, atas dasar penelitian sejarah ini. diperoleh dari buku-buku Bali abad ke-19, kronik provinsi tahun 1920-an, dan dokumen perbatasan tahun 1850-an. Analisis, historiografi, dan keaslian dibahas. Sejarah pembangunan pelabuhan Buleleng kolonial Belanda dan lokasinya dapat dipetik dari informasi yang telah dianalisis. Selain itu, menentukan apakah faktor Buleleng sebanding dengan faktor populasi, lokasi, politik, dan umur panjang. Hasilnya, pelabuhan Buleleng menangani perdagangan domestik dan internasional, pertumbuhan bisnis, dan barang-barang dari ekspor dan impor Bali Utara.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aldian Roni, M., Sintya, D., Siregar, I., & Purnomo, B. (2023). PELABUHAN BULELENG SEBAGAI PUSAT PELAYARAN DAN JALUR PERDAGANGAN PADA MASA PEMERINTAHAN HINDIA-BELANDA 1846-1939. Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Sejarah, 2(1), 42–51. https://doi.org/10.22437/krinok.v2i1.24561

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free