PENERAPAN POSISI PRONE PADA BAYI DENGAN MASALAH RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME: LITERATURE REVIEW

  • Marwasariaty
  • Nur Ainun Sakaria P
  • Dwi Retnani A
N/ACitations
Citations of this article
109Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sindrom gawat nafas atau Respiratory Distress Syndrome (RDS) adalah kondisi paru-paru akut dan serius yang mempengaruhi pernapasan bayi terutama yang lahir sebelum waktunya, di mana bayi tidak mampu melakukan pertukaran gas secara normal tanpa bantuan. Salah satu tindakan non infasiv yang dilakukan untuk meningkatkan SpO2  adalah Posisi Prone. Tujuan penulisan Literature Review adalah untuk menganalisis penerapan Posisi Prone pada bayi dengan masalah Respiratory Distress Syndrome. Metode yang digunakan adalah Literature Review dengan dengan artikel yang dipublikasikan pada periode 2018-2023, dari 766 artikel yang ditemukan pada Google Scholar yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi terdapat 3 artikel. Hasil penelitian yang diperoleh efektifitas dari penerapan Posisi Prone untuk meningkatkan Saturasi Oksigen pada Bayi dengan Respiratory Distress Syndrome. Kesimpulan jika posisi ini dilakukan selama 2 jam/sift maka Posisi Prone  efektif untuk meningkatkan Saturasi Oksigen. Maka semakin sering pemberian Prone maka semakin baik pertukaran O2 didalam tubuh

Cite

CITATION STYLE

APA

Marwasariaty, Nur Ainun Sakaria, P., & Dwi Retnani, A. (2024). PENERAPAN POSISI PRONE PADA BAYI DENGAN MASALAH RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME: LITERATURE REVIEW. JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN ALTRUISTIK, 7(1), 20–26. https://doi.org/10.48079/jika.v7i1.109

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free