Abstract
Terapi bermain dapat meningkatkan daya konsentrasi, menurunkan gejala (peningkatan atensi serta penurunan perilaku impulsif maupun hiperaktivitas), dan menurunkan perilaku-perilaku menyimpang pada anak GPPH. Semakin sering dilakukan intervensi terapi bermain, maka dapat memungkinkan adanya perubahan kearah positif yang bertahan dalam waktu lama atau bahkan permanen.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen yang terdiri dari pre-test dan post-test. Subjek mengalami penurunan skor pada GPPH setelah diberikan Play Therapy media Puzzle Animal. Subjek mengalami penurunan 4 skor dari hasil pretest 45 mendapat hasil 41 skor. Subjek dalam penelitian ini ialah Kaf usia 3 tahun. Dari hasil laporan ini dapat disimpulkan bahwa Play Therapy dengan media Puzzle animal mampu menurunkan GPPH pada anak Attention Deficit and Hyperactivity Disorder (ADHD). Berdasarkan perhitungan gain score menunjukkan bahwa subjek Kaf mengalamin penurunan 4 skor dari pretest 45 menjadi 41 saat post-test.
Cite
CITATION STYLE
Anggita Putri Nur Sholichah, & Muhimmatul Hasanah. (2023). Play Therapy dengan Media Puzzle untuk menurunkan Gangguan Pemusatan Perhatian/Hiperaktivitas (GPPH) pada Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). JURNAL PSIMAWA, 6(2), 65–73. https://doi.org/10.36761/jp.v6i2.3489
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.